Giofanny Sabekti Halo saya bekerja sebagai seorang content writer, selain itu saya lulusan S1 Pendidikan Islam Anak usia dini di IAIN Ponorogo.
                                               

8 Sifat Api untuk Pembelajaran Anak TK

2 min read

kayu terbakar

Kegiatan pembelajaran anak Paud sangat menyenangkan dan hampir setiap kegiatan di isi dengan aktivitas yang bermanfaat bagi berbagai aspek perkembangan anak usia dini.

Kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 pada pembelajaran Paud terdapat tema api, air dan udara serta terdapat sub tema sejenis yang berkaitan dengan tema ini.

Salah satu sub temanya berkaitan dengan api seperti bahaya api dan sifat api yang harus diketahui oleh anak TK.

Pada saat mempelajari tentang sifat api guru bisa juga melakukan aktivitas eksperimen yang memanfaatkan api sebagai media edukasi.

Mempelajari sifat api lebih mudah dimengerti bila siswa melakukan pengamatan secara langsung melalui eksperimen yang dikerjakan guru kelas.

Banyak eksperimen sains yang menyenangkan dan bermakna bagi anak terutama untuk mengisi waktu belajar anak TK dengan kegiatan yang bersifat edukasi.

Sifat api harus dipelajari oleh siswa agar mereka mendapatkan pengetahuan yang bermakna bagi perkembangan ilmu pengetahuan mereka.

Sifat api sangat beragam dan beberapa sifat api sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari hari manusia terutama untuk kebutuhan memasak.

Diharapkan dengan pemberian materi pembelajaran sifat api siswa akan semakin tahu dan mengerti akan wawasan yang dijelaskan oleh guru.

Untuk membantu guru dalam mempelajari tentang sifat api, sebagai asisten saya akan membantu memberikan penjelasan materi terkait sifat api.

8 Sifat Api untuk Pembelajaran Anak TK

1. Bentuk api tidak tetap atau berubah ubah

Sifat yang berkaitan dengan api seperti bentuk api yang tidak bisa tetap alias bentuknya berubah ubah.

Bentuk api yang tidak tetap dipengaruhi oleh jenisnya, karena api berwujud gas yang tidak bisa dipegang oleh indra peraba.

Materi pembelajaran sifat dasar api yang pertama untuk anak TK tentang api yang berbentuk tidak geometris dan berubah ubah.

2. Api Mampu Menghantarkan panas

Pembelajaran sifat api berlanjut dengan sifat api yang kedua yang bisa menghantarkan panas.

Sifat menghantarkan panas ini dimanfaatkan untuk kegiatan sehari hari seperti untuk mendidihkan air dan digunakan untuk setrika arang yang digunakan jaman dahulu.

Sifat dasar api yang kedua ini berguna untuk sarana penting terkait memasak dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita.

3. Api Mampu Mengeluarkan cahaya

Sifat api yang berguna sebagai sarana penerangan yang digunakan zaman dahulu seperti obor dan lilin.

Cahaya dari sifat api ini dimanfaatkan hingga sekarang yang bisa ditemukan di teknologi bohlam lampu sebagai penerangan rumah dan senter.

Cahaya yang keluar dari api digunakan untuk mengusir nyamuk dan binatang buas ketika berkemah di gunung dan hutan.

4. Api Mampu menghasilkan panas

Api menghasilkan panas yang bisa dirasakan oleh kulit, api yang menghasilkan panas ini digunakan untuk menghangatkan tubuh yang kedinginan.

Selain itu panas api bisa digunakan untuk mengeringkan pakaian yang basah, serta bisa digunakan untuk mempercepat mematangkan makanan.

5. Api membutuhkan oksigen agar tetap menyala

Fakta sifat api yang berkaitan dengan ilmu sains seperti oksigen dibutuhkan agar api tetap bisa menyala, tanpa adanya oksigen api akan padam.

Fakta sifat api ini bisa digunakan sebagai eksperimen sains untuk mengisi aktivitas belajar anak TK.

Eksperimen sains ini bertema api penyerap air yang menggunakan lilin, piring, sedikit air dan gelas sebagai bahan eksperimen menggunakan api lilin.

6. Api tidak tahan terhadap air

Sifat api lainnya yang harus diketahui anak TK misalnya api tidak akan bertahan dalam menyala bila disiram dengan air.

Sifat api ini digunakan oleh pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang besar yang berasal dari kebakaran lahan dan rumah.

7. Api semakin membesar ketika terkena angin

Api yang semula kecil bisa membesar bila terkena angin, hal ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan memasak seperti memanggang sate pada tukang sate.

Tukang sate menggunakan angin untuk menyalakan bara arang agar bisa mematangkan sate yang dipanggang.

Bahaya api yang sering terjadi di lahan terkait dengan puntung rokok dan menyalakan api di kondisi angin yang membuat lahan dan hutan bisa terbakar hingga meluas karena angin.

8. Api membutuhkan bahan yang mudah terbakar

Fakta api yang terakhir berkaitan dengan bahan yang membuat api bisa menyala, setidaknya api bisa menyala bila terdapat bahan yang mudah terbakar seperti kertas, bensin, gas elpiji dan kayu bakar.

Selain bahan itu api tidak bisa menyala karena bukan termasuk bahan yang mudah terbakar.

Itulah 8 sifat api untuk pembelajaran anak TK yang harus diketahui oleh guru TK, semoga informasi tersebut berguna untuk materi pembelajaran siswa.

Giofanny Sabekti
Giofanny Sabekti Halo saya bekerja sebagai seorang content writer, selain itu saya lulusan S1 Pendidikan Islam Anak usia dini di IAIN Ponorogo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *